10 Inspirasi Ruang Open Plan, Terasa Lega Meski di Lahan Sempit

Bukanlah akhir dari segalanya apabila Anda memiliki hunian dengan ukuran yang mungil. Jangan berkecil hati, sebab dengan penataan yang tepat, hunian mungil bisa terasa luas dan nyaman ditinggali meski terbangun di lahan yang sempit.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat hunian mungil Anda terasa luas, mulai dari pemilihan furnitur, pemilihan warna cat dinding, mengurangi elemen dekorasi, hingga menghadirkan cermin. Salah satu cara lain yang bisa Anda aplikasikan ke dalam hunian Anda ialah dengan menerapkan konsep open plan.

Disebut juga sebagai konsep ruang terbuka, konsep open plan ialah konsep yang mengeliminasi batas-batas ruang, seperti dinding masif dan pintu.

Elemen vertikal tersebut yang biasa memisahkan ruang yang satu dengan ruang yang lainnya dikurangi atau ditiadakan sama sekali sehingga semua ruang yang ada di rumah berada di dalam satu area tanpa ada dinding pemisah.

Dalam praktiknya, konsep open plan biasanya menggabungkan beberapa ruang utama, seperti ruang keluarga, dapur, ruang tamu, dan ruang makan. Namun, untuk ruang yang lebih privat, seperti kamar tidur dan kamar mandi, tetap diperlukan dinding pembatas.

Saat ini, banyak pemilik rumah yang menerapkan konsep open plan pada huniannya, terlebih pemilik hunian mungil untuk menyiasati lahan yang terbatas agar tetap lega. Kendati demikian, konsep open plan tidak hanya cocok untuk hunian mungil saja, melainkan bisa digunakan pada rumah-rumah yang berukuran besar.

Meski konsep open plan terkesan mudah, namun penataan interiornya tetap tidak bisa sembarangan. Walaupun berkonsep terbuka, namun ruang demi ruang yang ada di rumah tetap perlu dibedakan agar tetap berfungsi dengan baik. Bila Anda tertarik menggunakan konsep ini ke dalam hunian Anda.

Berikut Kontemporior rangkum 10 inspirasi ruang open plan pada hunian rumah.

 

1. Beda Corak Karpet

Corak KarpetSumber freshome

 

Rumah yang satu ini menggunakan konsep open plan. Antara dapur, ruang makan, meja bar, dan ruang keluarga menyatu tanpa adanya sekat. Untuk membedakan semua ruangnya, Anda bisa menerapkan cara yang satu ini, yaitu mengaplikasikan corak karpet yang berlainan di tiap ruang.

Ruang makan menggunakan karpet corak garis berwarna biru. Sementara, karpet cokelat diletakkan di ruang keluarga. Dengan begini, meski open plan, fungsi ketiga ruang pun tetap terlihat jelas.

 

2. Lampu sebagai Focal Point

Lampu sebagai Focal PointSumber freshome

 

Dalam menerapkan konsep open plan, Anda harus menentukan satu elemen dekorasi yang menjadi focal point. Hal Ini berguna agar ruang tetap memiliki benang merah walaupun banyak ruang tergabung menjadi satu.

Pada ruang ini, misalnya. Standing lamp di ruang keluarga menjadi elemen yang paling menonjol. Tak hanya itu, hanging lamp bercorak unik juga diaplikasikan untuk menerangi ruang makan.

 

3. Perbedaan Armartur Lampu

Armartur LampuSumber freshome

 

Perbedaan armartur lampu juga dapat menjadi pembeda antar ruang di rumah yang berkonsep open plan. Secara umum, armartur adalah kerangka yang berfungsi untuk menopang lampu.

Seperti pada inspirasi berikut ini, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur berada di satu area tanpa adanya dinding. Namun, perbedaan fungsi ruangnya tetap terlihat tegas berkat penggunaan armartur lampu yang berbeda-beda di tiap ruang.

 

4. Split Level

Split LevelSumber Reprendre

 

Selain karpet, lantai juga bisa digunakan sebagai pembeda ruang berkonsep open plan. Anda bisa meninggikan lantai dengan tujuan untuk menonjolkannya dengan area lain.

Perbedaan ketinggian lantai ini disebut split level. Seperti pada inspirasi berikut ini, area makan memiliki ketinggian yang berbeda dengan ruang keluarga. Garis ketinggian yang terbentuk dari split level ini akan menjadi batas imajiner antara ruang keluarga dengan ruang makan.

 

5. Terang dengan Dominasi Putih

Dominasi PutihSumber Home-Designing

 

Konsep open plan biasanya memang cocok diaplikasikan pada hunian mungil seperti apartemen studio. Jangan membuat apartemen yang sudah sempit semakin terasa penuh dengan aplikasi banyak warna.

Aplikasikan warna putih yang mendominasi seluruh ruangan. Agar tidak terkesan monoton, hadirkan beberapa wall art dengan warna yang cukup nyentrik.

 

6. Hangat dengan Warna Cokelat

Warna CokelatSumber freshome

 

Warna-warna alami seperti cokelat selalu berhasil membuat ruang tampak hangat dan alami. Anda juga bisa mengaplikasikan warna ini pada ruang yang berkonsep open plan.

Namun, agar tidak terkesan “mati”, gunakan warna turunannya, seperti krem di beberapa elemen, misalnya di furniturnya.

 

7. Perbedaan Plafon

Plafon
Sumber Home-Designing

 

Salah satu cara cerdas untuk membedakan ruang berkonsep open plan ialah dengan kombinasi material plafonnya. Coba tengok inspirasi yang satu ini. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur berada di dalam satu area.

Namun, untuk mempertegas fungsi dari semua ruang, Anda bisa menggunakan material yang berbeda pada bagian plafonnya. Misalnya, ruang keluarga menggunakan plafon kayu, sementara dapur dan ruang makan memakai plafon GRC atau fiber semen.

8. Perbedaan Material Lantai

Material LantaiSumber 4betterhome

 

Pada rumah berkonsep open plan, material lantai juga bisa dijadikan sebagai pembeda ruang yang satu dengan yang lainnya. Pada apartemen ini misalnya. Jika lantai dapur menggunakan material keramik, Anda dapat menggunakan lantai vinil sebagai material dari ruang makan dan ruang keluarga.

9. Aplikasi Partisi

kitchen setSumber 4betterhome

 

Walaupun berkonsep terbuka, Anda tetap bisa menghadirkan partisi di hunian bergaya open plan. Partisi yang dihadirkan tidak harus menutup semua ruang.

Pada apartemen ini, misalnya. Partisi digunakan untuk menjaga privasi pada area tidur. Adanya partisi walaupun hanya sedikit dapat memisahkan tiga ruangan. Apartemen pun tetap terlihat lega.

10. Bedakan Furnitur

FurniturSumber gites

 

Di hunian dengan konsep open plan, pemilihan furnitur juga harus diperhatikan. Bila salah pilih, justru akan membuat ruang semakin sempit. Sebagai pembeda ruang yang menyatu di satu area, pilihlah desain furnitur yang berbeda antara ruang makan dan ruang keluarga, seperti pada inspirasi ini.

Desain serta warna furnitur yang terdapat di ruang keluarga dan ruang makan sengaja dibuat berbeda agar terlihat jelas masing-masing fungsi.

Itulah 10 inspirasi ruang dengan konsep terbuka atau open plan.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk menerapkan konsep ini ke dalam hunian Anda? Hubungi kami di Kontemporior.com atau kontak marketing kami yang tertera di atas.

Konsultasikan segala kebutuhan desain interior Anda kepada kami. Jangan khawatir sebab Anda tidak akan dipungut biaya alias gratis saat hunian Anda kami survei.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

5 Desain Interior Kamar Tidur Mewah Gaya Klasik
Macam-Macam Gaya Interior Rumah.
7 Inspirasi lemari Dapur Minimalis. 
Inspirasi Kitchen set Di bawah Tangga.
Tips Cara Membersihkan Kitchen Set Dapur.
Tips Cara Menghitung Harga Interior Per Meter.

Bantu Share Ya 🙂

Hallo, setelah melihat web kontemporior.com saya tertarik ingin menggunakan jasa interiornya
Powered by